5 Bulan Lagi LRT Jabodebek Akan Beroperasi, Berikut Harga Tiket dan Rutenya

 


Salah satu moda transportasi modern, LRT Jabodebek, ditargetkan bisa beroperasi pada Agustus 2022. Itu artinya tinggal 5 bulan lagi calon penumpang bisa merasakan moda transportasi massal ini.

Sampai dengan Maret 2022, progres LRT Jabodebek sudah mencapai 80,33 persen. Nantinya terdapat 18 stasiun LRT Jabodebek yang akan melayani masyarakat yaitu Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Ciliwung, Cawang, TMII, Kampung Rambutan, Ciracas, Harjamukti, Halim, Jatibening Baru, Cikunir I, Cikunir II, Bekasi Barat, dan Jatimulya. 

Adapun LRT Jabodebek akan beroperasi mulai pukul 05.45 WIB hingga pukul 23.00 WIB setiap harinya. Sedangkan untuk harga tiket LRT Jabodebek senilai Rp 15.000 per penumpang, untuk rute dari Dukuh Atas sampai Cibubur, begitu sebaliknya. Tarif ini memang mengalami kenaikan sebesar Rp 3.000, dimana pada saat awal rencana pengoperasian tarif fase pertama hanya Rp 12.000 saja.

Baca Artikel: Target Jalan di Agustus 2022, Berikut Jadwal Operasional LRT Jabodebek

Baca Artikel: Ingat! LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Tahun Ini

Baca Artikel: Mengenal Sistem CBTC yang Bikin LRT Jabodebek Bergerak Tanpa Masinis


Kenaikan harga tiket karena pembengkakan anggaran modal investasi proyek LRT Jabodebek yang disebabkan molornya waktu pembangunan. Sebagai catatan, anggaran awal untuk LRT Jabodebek ini hanya senilai Rp 29,9 triliun dan akibat dari mundurnya jadwal operasional anggarannya menjadi Rp 32,5 triliun.

Setelah beroperasi, LRT Jabodebek akan mengangkut penumpang dari Cibubur ke Dukuh Atas atau sebaliknya dengan waktu tempuh 33 menit. LRT Jabodebek memiliki kapasitas 740 penumpang untuk kondisi normal dan 1.308 orang untuk kondisi padat. 

Memiliki headway atau waktu tunggu 3 menit, kereta sepanjang 44,43 kilometer ini akan melewati 18 stasiun. Kereta memiliki kecepatan maksimal 80 kilometer per jam dan kecepatan rata-rata 40 kilometer per jam.

5 Bulan Lagi LRT Jabodebek Akan Beroperasi, Berikut Harga Tiket dan Rutenya/Dok: KAI


LRT Jabodebek Dilengkapi Kawasan TOD

Nantinya, LRT Jabodebek juga dilengkapi kawasan TOD atau Transit Oriented Development (TOD) seperti halnya di Hong Kong atau kota-kota maju lainnya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sebagai operator LRT Jabodebek sudah melakukan MoU dengan PT Jakarta Propertindo (Perseroda) untuk melakukan pembangunan TOD di kawasan LRT Jabodebek.

"Pengembangan kawasan terintegrasi diharapkan dapat menciptakan budaya baru, dimana stasiun tidak hanya menjadi tempat untuk naik turun penumpang, namun bisa menjadi simpul intermoda dan tempat multifungsi atau mixed use yang aman dan nyaman. Pengembangan ini juga akan membuat perjalanan menjadi lebih efisien melalui konektivitas yang baik antara transportasi umum dengan kawasan TOD," kata Jeffrie seperti dikutip, Selasa (29/3/2022).

Melalui MoU ini, KAI dan Jakpro akan melakukan kegiatan persiapan dan perencanaan dengan melakukan kajian-kajian secara komprehensif terkait rencana kerja sama TOD. Kerja sama ini di antaranya meliputi pemetaan potensi kawasan TOD yang akan dikerjasamakan, pemetaan potensi dan kelayakan bisnis di kawasan TOD, hingga kajian finansial dan kelayakan bisnis TOD.

Jeffrie berharap melalui kerja sama ini, KAI dan Jakpro mampu berkontribusi dalam penyelesaian permasalahan dan tantangan yang ada, sekaligus membangun business model yang baik dalam melakukan implementasi kawasan yang berkelanjutan dengan berlandaskan prinsip TOD.

Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto mengatakan bahwa MoU ini menjadi pemicu semangat insan Jakpro untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk pengembangan kota Jakarta serta penyediaan fasilitas yang lebih baik dan nyaman bagi warga ibu kota.

"Jakpro merasa tersanjung dan berterima kasih atas bersedianya  KAI memilih Jakpro sebagai mitra untuk pengembangan TOD LRT Jabodebek. Harapannya sinergi ini dapat mengakselerasi kemajuan fasilitas dan kota dapat berkembang dari segala aspek," jelasnya.  

Wiji Nurhayat

Wiji Nurhayat - Blogger yang menyukai perkembangan perkeretaapian di Indonesia, maniak trading & investasi, serta badminton lover.

Posting Komentar

Thanks for reading! Suka dengan artikel ini? Please link back artikel ini dengan sharing buttons di atas. Thank you.

Lebih baru Lebih lama