Segala Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Gapeka 2019



Mulai bulan Desember 2019, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2019. Kebijakan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 1781 Tahun 2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan KA Tahun 2019 KAI.

Penetapan Gapeka 2019 ini untuk menggantikan Gapeka 2017 yang sebelumnya digunakan oleh KAI. Gapeka 2019 dibuat untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan akan layanan kereta api yang dapat diandalkan.

Keunggulan Gapeka 2019 dibandingkan dengan Gapeka 2017 adalah melayani lebih banyak kereta api yaitu 382 KA atau naik 15 persen, penambahan kecepatan prasarana, penambahan kapasitas lintas melalui jalur ganda, dan memfasilitasi hadirnya KA-KA baru. Berikut ini rincian KA baru:

    1. KA Anjasmoro, relasi Jombang - Pasar Senen pp
    2. KA Dharmawangsa, relasi Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen pp
    3. KA Sancaka Utara, relasi Surabaya Pasar Turi - Kutoarjo pp

Baca juga: Jumlah Penumpang Membludak saat Libur Nataru, 30 Kereta Tambahan Disiapkan

Penggunaan Gapeka 2019 ini juga akan berdampak pada perubahan jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api, perubahan waktu tempuh, perubahan relasi KA, dan perubahan nama beberapa stasiun dengan rincian sebagai berikut:

1. Perubahan jadwal KA: Seperti, KA Argo Bromo Anggrek dari Gambir ke Surabaya Pasarturi, yang semula berangkat pada pukul 09.30 WIB, mulai 1 Desember 2019 akan berangkat pada 08.15 WIB atau lebih awal 75 menit, dan lainnya,

2. Perubahan waktu tempuh KA: Seperti, KA Pasundan relasi Bandung Kiaracondong ke Surabaya Gubeng mulai 1 Desember 2019 akan mengalami pengurangan waktu tempuh sebesar 82 menit dari sebelumnya 16 jam 7 menit menjadi 14 jam 45 menit, dan lainnya.

3. Perpanjangan relasi KA: KA Argo Wilis dan Turangga sebelumnya Surabaya Gubeng - Bandung pp kini menjadi Surabaya Gubeng - Bandung - Gambir pp, dan lainnya.

4. Perubahan Nama Stasiun:
        ◦ Stasiun Banyuwangi Baru menjadi Stasiun Ketapang (KTG),
        ◦ Stasiun Karangasem menjadi Stasiun Banyuwangi Kota (BWI),
        ◦ Stasiun Barat menjadi Stasiun Magetan (MAG),
        ◦ Stasiun Paron menjadi Stasiun Ngawi (NGW).

Baca juga: Uniknya Nama Kereta di Indonesia, dari Gunung hingga Tokoh Wayang

Gapeka adalah pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis yang menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.



KA-KA Baru/ Relasi Baru di DAOP 1 Jakarta Gapeka 2019

Argo Wilis
- Relasi : (Gambir ~ Bandung ~ Surabaya Gubeng)
- Jadwal berangkat : 05.00 WIB
- Rangkaian Ekskutif
- 1 Ekskutif kapasitas 50 Tempat Duduk
- 8 Eksekutif : 8x50 = 400
- Total = 400 Tempat Duduk

Turangga
- Relasi : (Gambir ~ Bandung ~ Surabaya Gubeng)
- Jadwal berangkat 14.00 WIB
- Rangkaian Ekskutif
- 1 Ekskutif kapasitas 50 Tempat Duduk
- 8 Eksekutif : 8x50 = 400
- Total = 400 Tempat Duduk

Mutiara Selatan
- Relasi : (Gambir ~ Bandung ~ Surabaya Gubeng ~ Malang)
- Jadwal berangkat : 17.10 WIB
- Rangkaian Campuran Eksekutif dan Ekonomi
- 1 Ekskutif kapasitas 50 Tempat Duduk
- 1 Ekonomi kapasitas 80 Tempat Duduk
- 4 Eksekutif : 4x50 = 200
- 4 Ekonomi : 4x80 = 320
- Total = 520 Tempat Duduk

Malabar
- Relasi : (Pasarsenen ~ Bandung ~ Malang)
- Jadwal berangkat 16.10 WIB
- Rangkaian Campuran Eksekutif, Bisnis, dan Ekonomi
- 1 Ekskutif kapasitas 50 Tempat Duduk
- 1 Bisnis kapasitas 64 Tempat Duduk
- 1 Ekonomi kapasitas 106 Tempat Duduk
- 4 Eksekutif : 4x50 = 200
- 2 Bisnis : 2x64 = 128
- 2 Ekonomi : 2x106 = 212
- Total = 540 Tempat Duduk

Dharmawangsa Ekspres
- Relasi : (Pasarsenen ~ Surabaya Pasarturi)
- Jadwal berangkat 08.25 WIB
- Rangkaian Campuran Ekskutif dan Ekonomi
- 1 Ekskutif kapasitas 50 Tempat Duduk
- 1 Ekonomi kapasitas 80 Tempat Duduk
- 3 Eksekutif : 3x50 = 150 Tempat Duduk
- 6 Ekonomi : 6x106 = 636 Tempat Duduk
- Total = 786 Tempat Duduk

Anjasmoro Ekspres
- Relasi : (Pasarsenen ~ Jombang)
- Jadwal berangkat 05.25 WIB
- Rangkaian Campuran Eksekutif dan Ekonomi
- 1 Ekskutif kapasitas 48 Tempat Duduk
- 1 Ekonomi kapasitas 80 & 64 Tempat Duduk
- 4 Eksekutif : 4x48 = 192
- 4 Ekonomi  : 4x80 = 320
- 1 Ekonomi : 1x64 = 64
- Total = 576 Tempat Duduk

Fajar Utama Solo
- Relasi : (Pasarsenen ~ Solo)
- Jadwal berangkat : 05.50 WIB
- Rangkaian Campuran Eksekutif dan Ekonomi
- 1 Ekskutif kapasitas 50 Tempat Duduk
- 1 Ekonomi kapasitas 80 Tempat Duduk
- 4 Eksekutif : 4x50 = 200
- 4 Ekonomi  : 4x80 = 320
- Total = 520 Tempat Duduk.

▪︎ Argo Cheribon
- Relasi :  (Tegal ~ Pemalang)
- Rangkaian Campuran Ekskutif dan Ekonomi
- 1 Ekskutif kapasitas 50 Tempat Duduk
- 1 Ekonomi kapasitas 80 Tempat Duduk
- 5 Eksekutif : 5x50 = 250 Tempat Duduk
- 1 Ekonomi : 1x80 = 80 Tempat Duduk
- Total 330 Tempat Duduk
- Eksekutif : Rp 50.000
- Ekonomi  : Rp 40.000


▪︎ Argo Cheribon
- Relasi : (Pemalang ~ Gambir)
- Rangkaian Campuran Ekskutif dan Ekonomi
- 1 Ekskutif kapasitas 50 Tempat Duduk
- 1 Ekonomi kapasitas 80 Tempat Duduk
- 5 Eksekutif : 5x50 = 250 Tempat Duduk
- 1 Ekonomi : 1x80 = 80 Tempat Duduk
- Total 330 Tempat Duduk
- Eksekutif : Rp 240.000
- Ekonomi  : Rp 180.000


▪︎ Sancaka Utara
- Relasi : (Surabaya Pasar Turi ~ Gambringan ~ Solo Balapan ~ Kutoarjo.PP)
- Rangkaian Campuran Ekskutif dan Bisnis
- 1 Ekskutif kapasitas 50 Tempat Duduk
- 1 Bisnis kapasitas 64 Tempat Duduk
- 4 Eksekutif : 4x50 = 200 Tempat Duduk
- 4 Bisnis : 4x64 = 256 Tempat Duduk
- Total 456 Tempat Duduk
- Ekskutif :  Rp 280.000
- Bisnis     :  Rp 190.000


Wiji Nurhayat

Wiji Nurhayat - Blogger yang menyukai perkembangan perkeretaapian di Indonesia, maniak trading & investasi, serta badminton lover.

Posting Komentar

Thanks for reading! Suka dengan artikel ini? Please link back artikel ini dengan sharing buttons di atas. Thank you.

Lebih baru Lebih lama