Jadi Pesanan Terakhir, 11 Lokomotif CC206 Milik KAI Tiba dari AS



Pada Jumat (15/72016), sebuah kapal besar bernama MV Alliance Norfolk berhasil mendarat dengan sempurna di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kapal tersebut diketauhi mengangkut 11 unit lokomotif baru seri CC206.
 

Dalam keterangan yang disampaikan PT Kereta Api Indonesia (Persero), pengiriman 11 unit lokomotif CC206 adalah pengiriman terakhir untuk melengkapi jumlah total 150 unit lokomotif seri CC206. Pengiriman lokomotif CC206 langsung dari Amerika Serikat, diangkut menggunakan Kapal MV Alliance Norfolk. Lokomotif CC206 merupakan produksi dari perusahaan General Electric (GE) Transportation, Amerika Serikat, divisi dari General Electric. Untuk selanjutnya, ke-11 unit lokomotif CC206 akan dibawa ke Balai Yasa Pengok, Yogyakarta.
 

Lokomotif CC206 adalah seri lokomotif diesel bertransmisi elektrik (diesel elektrik) terbaru milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) buatan General Electric (GE) Transportation, Amerika Serikat. Lokomotif ini memiliki spesifikasi 2 bogie dengan konfigurasi C-C (Co’Co’), yaitu 3 buah gandar penggerak untuk setiap bogie. Perbedaan dengan lokomotif diesel elektrik GE lainnya adalah lokomotif ini memiliki 2 kabin masinis di ujung muka dan belakang seperti halnya lokomotif di Eropa. Selain itu, lokomotif ini dapat digunakan untuk menarik kereta api (KA) angkutan barang dan penumpang.
 

Lokomotif CC206 ini lebih canggih dibandingkan lokomotif GE seri sebelumnya. Memiliki tenaga lebih besar dan tingkat emisi gas buang lebih rendah. Lokomotif CC 206 memiliki berat 88 ton dengan beban gandar sebesar 14,66 ton. Lokomotif seri ini merupakan lokomotif dengan jumlah unit terbanyak di Indonesia.
 

Menurut data PT KAI, pada tahun 2014, KAI telah mendatangkan 100 lokomotif CC206. Pemesanan lokomotif seri ini ini tidak disertai dengan bogie karena bagian tersebut dibuat di Indonesia oleh PT Barata Indonesia.
 

Mesin lokomotif CC206 adalah GE 7FDL-8 versi terbaru yang emisinya setingkat dengan emisi lokomotif Dash-9 di Amerika Serikat, dengan daya mesin sebesar 2250 tenaga kuda dan 100 daya kuda lebih tinggi dari tenaga keluaran lokomotif CC203 (2150 hp).
   

Sedangkan untuk perangkat elektroniknya menggunakan komputer GE BrightStar™ Sirius yang dipadukan dengan layar monitor GE Integrated Function Display™ (GE IFD) seperti yang ada di lokomotif Dash-9. Ini menjadikan CC206 merupakan lokomotif dengan layar monitor komputer kendali kedua di Indonesia setelah CC205, dan lokomotif GE pertama di Indonesia dengan teknologi layar display tersebut. Daya angkut lokomotif ini bisa mencapai 30 gerbong barang, dan 16 kereta penumpang untuk satu lokomotif penarik.
Wiji Nurhayat

Wiji Nurhayat - Blogger yang menyukai perkembangan perkeretaapian di Indonesia, maniak trading & investasi, serta badminton lover.

Posting Komentar

Thanks for reading! Suka dengan artikel ini? Please link back artikel ini dengan sharing buttons di atas. Thank you.

Lebih baru Lebih lama