Jepang Siap Danai Proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Rp 80 Triliun



Jepang telah setuju untuk membangun proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya. Proyek besar ini diperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 80 triliun.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya akan dibangun berdampingan dengan rel eksisting kereta api di Lintas Utara Jawa.

"Jadi berdampingan di rel eksisting lintas utara," kata dia saat dihubungi penulis.

Budi Karya mengungkapkan investasi untuk proyek Kereta Semi Cepat sebesar Rp 80 triliun atau bengkak dari perhitungan awal yang hanya Rp 60 triliun. Masa pinjaman yang ditawarkan Jepang selama 40 tahun dengan bunga 1 sampai 2 persen. Besarnya anggaran yang dibutuhkan karena lintasan Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya berbeda dengan lintasan eksisting yang dipakai PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Baca juga: Proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Mulai Dibangun 2022



"Memang naik karena ada beberapa spek yang naik seperti relnya lalu ada tikungan yang harus diselesaikan dan itu lebih banyak," imbuhnya.

Proyek ini ditargetkan bisa dibangun pada tahun 2022 mendatang dan selesai paling cepat pada 2025. Dengan adanya Kereta Semi Cepat, bisa mempersingkat waktu tempuh antara Jakarta-Surabaya menjadi 5,5 jam.

"Jadi pakai kereta diesel dengan kecepatannya bisa sampai 160 km per jam tapi rata-rata 140 km per jam. Jakarta-Surabaya 5,5 jam targetnya. Rampungnya di 2025," tutupnya.
Wiji Nurhayat

Wiji Nurhayat - Blogger yang menyukai perkembangan perkeretaapian di Indonesia, maniak trading & investasi, serta badminton lover.

Posting Komentar

Thanks for reading! Suka dengan artikel ini? Please link back artikel ini dengan sharing buttons di atas. Thank you.

Lebih baru Lebih lama