Tampilan Mesin Tiket Mandiri KRL Seri Terbaru Milik PT KCJ



PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) tahun ini akan mendatangkan 400 mesin tiket mandiri atau vending machine seri terbaru. Dari jumlah itu, sebanyak 186 unit vending machine sudah tiba dan didistribusikan ke beberapa stasiun Commuter Line Jabodetabek.

Spesifikasi vending machine seri terbaru yang dimiliki PT KCJ berbeda dengan yang dibuat tahun 2016 lalu. Misalnya mesin terbaru ini akan dipisahkan antara transaksi Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjaminan (THB). Cara ini dilakukan agar transaksi KMT dan THB tak bercampur. Sementara itu dilihat dari ukuran lebih ramping.

"Jadi perbedaannya ada di sisi ukuran, ini supaya bisa lebih mendukung. Soalnya kan kita udah bikin top up khusus KMT, ini enggak perlu banyak kotak uang didalamnya segala macam. Dia tidak mengeluarkan kembalian, jadi ukurannya lebih kecil," sebut Manajer Humas PT KCJ Eva Chairunisa kepada penulis, Sabtu (27/5).

Sementara itu, komponen atau perangkat vending machine yang digunakan PT KCJ diimpor langsung dari Jepang. Spesifikasinya disesuaikan dengan permintaan PT KCJ. Sehingga menurut Eva, vending machine yang dipakai PT KCJ hampir mirip dengan yang ada di Jepang saat ini.

Dokumentasi PT KCJ


"Komponennya dari Jepang sama dengan vending machine yang ada di Jepang. Tapi modelnya kita sesuaikan speknya yang dirancang oleh KCJ. Jadi komponennya dibeli dari Jepang," imbuhnya.

Setelah komponen dipesan dari Jepang, lalu perakitan vending machine dilakukan di Indonesia. Untuk tahapan ini, PT KCJ melibatkan pihak ketiga yaitu perusahaan yang merakit vending machine. Sedangkan untuk desain dan beberapa fitur tambahan lainnya disesuaikan dengan permintaan PT KCJ.

"Sebenernya enggak ada serinya ya, vending machine ini dirakit dan dirangkai sesuai dengan permintaan KCJ, jadi bukan beli satu mesin dari luar tapi komponennya itu ada vendor yang merakit.
Bentuk luarnya itu bener-bener KCJ yang menentukan, kita ingin seperti apa, designnya apa, sistemnya dirancang sendiri oleh tim jadi pihak ketiga di sini, mereka hanya merangkai saja," jelas Eva.

Tidak hanya itu, vending machine seri terbaru dilengkapi sensor dan teknologi yang lebih canggih dari edisi sebelumnya. Perangkat yang ada di dalam vending machine secara otomatis akan menolak masuknya uang lusuh. Hadirnya perangkat baru ini juga mengedukasi masyarakat agar menjaga kualitas uang rupiah yang mereka miliki.

Dokumentasi PT KCJ


"Enggak bisa dipakai, nanti dia akan keluar dengan sendirinya. Maksudnya untuk mengajarkan orang agar kita mulai menghargai uang kita. Kalau di luar itu uang-uangnya kan rapi sedangkan di kita sembarangan banget," sebut Eva.

Lantas berapa harga satu unit vending machine?

"Beda-beda ya, kalau vending machine KMT (Kartu Multi Trip) itu sekitar Rp 150 juta. Yang KMT karena kan dia sudah bisa mengeluarkan uang kembalian. Kalau yang THB (Tiket Harian Berjaminan) itu lebih rumit, sekitar Rp 200 juta sampai Rp 250 juta," tutup Eva.
Wiji Nurhayat

Wiji Nurhayat - Blogger yang menyukai perkembangan perkeretaapian di Indonesia, maniak trading & investasi, serta badminton lover.

Posting Komentar

Thanks for reading! Suka dengan artikel ini? Please link back artikel ini dengan sharing buttons di atas. Thank you.

Lebih baru Lebih lama